Antisipasi pembelajaran daring akibat dampak kabut asap SLBN sungai bahar ciptakan aplikasi berbasis Android

0

Jambi-mitrapolisi86news.com|Kabut asap yang menyelimuti Provinsi Jambi seminggu belakangan ini, berdampak pada berlangsungnya aktivitas belajar mengajar yang harus dilaksanakan secara daring.

Pelaksanaan pembelajaran daring menjadi tantangan baru bagi sekolah luar biasa negeri (SLBN) Sungai Bahar yang menyelenggarakan pendidikan untuk anak-anak yang berkebutuhan khusus.

Kondisi peserta didik yang sebagian besar memiliki hambatan
intelektual down syndrome, menjadikan guru dan orang tua untuk mencari cara terbaik agar kegiatan pembelajaran dapat tetap berlangsung sesuai dengan kebutuhan yang dimiliki oleh peserta didik.

Merespons situasi kabut asap yang sedang terjadi dan mengantisipasi maka dilaksanakannya kembali pembelajaran secara daring, Kepala SLBN Sungai Bahar membuat aplikasi berbasis android.

Aplikasi yang diberi nama SELBA ini merupakan pengembangan dari buku
penghubung berbasis kertas yang selama ini telah dipakai.

Dengan aplikasi ini guru dapat memberikan materi pembelajaran, aktivitas kegiatan, dan catatan kepada orang tua dalam melakukan pendampingan belajar.

Sedangkan orang tua dapat memberikan
umpan balik berupa tulisan, foto, maupun video dari aktivitas belajar anak di rumah.

“Hari ini kami melaunching aplikasi berbasis android untuk digunakan guru dan orang tua murid guna mengantisipasi apabila pembelajaran di laksanakan secara daring lagi,” ujar Arif Amirul Mukminin, kepsek SLBN sungai bahar kepada mitrapolisi86news.com

lebih lanjut Kepala SLBN Sungai Bahar juga berharap agar aplikasi ini dapat menjadi solusi dari kendala pembelajaran daring bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan dapat dimanfaatkan guru dan orang tua murid secara optimal.

“Launcing aplikasi buatan sendiri SLBN Sungai Bahar ini dilakukan disela-sela kegiatan Parenting yang menghadirkan
narasumber Alfiana Hanifah, S.Pd guru penggerak dari Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Juga dihadiri oleh seluruh orang tua murid dan pengurus komite sekolah,” pungkasnya.

(Sdk)

Tinggalkan Balasan