Asisten III Hadiri Sosialisasi Percepatan Layanan Pensiun PNS Oleh BKD Dan SDM Paluta

0

Paluta, Sumut, mitrapolisi86news.com

Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia menyelenggarakan Sosialisasi Percepatan Layanan Pensiun Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara di Aula Hotel Sapadia, Rabu, (11/10/2023).
Kegiatan tersebut dihadiri
Asisten III Bidang Administrasi Umum H. Maralobi Siregar S.Sos. MM, Kepala Bidang Pengangkatan dan Pensiun Kantor Regional VI BKN Medan Gustuti SE, M.Ap, serta Narasumber lain, Panitia Kegiatan, Peserta Sosialisasi serta tamu undangan lainnya.

Asisten III Bidang Administrasi Umum H. Maralobi Siregar, S.Sos, MM dalam sambutannya mewakili bupati Paluta menyampaikan sebagai bagian akhir dari siklus manajemen dan pensiun mendapat perhatian serius dari pemerintah, bukti keseriusan itu adalah diaturnya pensiun PNS dalam suatu kebijakan berupa undang undang, Peraturan Pemerintah dan Peraturan Kepala BKN. Selain menyiratkan keseriusan hal tersebut juga dapat menjadi sesuatu yang tidak kalah penting dibandingkan dengan unsur manajemen PNS yang lain. Seperti Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan, Pengembangan Kompetensi, Pembinaan Karier, Manajemen Kinerja dan seterusnya.

Sementara itu Badan Kepegawaian Negara tengah melakukan pemangkasan layanan kepegawaian baik dari aspek proses bisnis layanan maupun aspek infrastruktur sistem yang digunakan yakni layanan pensiun melalui SI-ASN. Proses layanan pensiun PNS dalam Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 diawali dengan penetapan Pertek BKN, yang ditindak lanjuti dengan Surat Keputusan (SK) oleh Pejabat Pembina Kepegawaian di masing-masing Instansi.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Bidang Pengangkatan Pensiun kantor regional VI BKN Medan Gustuti, SE, M.Ap dalam paparannya menyampaikan
Jaminan PNS dan jaminan hari tua PNS diberikan sebagai perlindungan kesinambungan penghasilan hari tua, sebagai hak dan sebagai penghargaan atas pengabdian PNS adapun jaminan pensiun PNS diberikan kepada:
1. PNS meninggal dunia
2. APS Masa kerja 20 tahun, usia minimal 45 tahun (belum berlaku menunggu PP jaminan haritua)
3. BUP dengan masa kerja minimal 10 tahun
4. Perampingan organisasi, usia minimal 50 tahun masa kerja 10 tahun
5. Keadaan jasmani/rohani karena disebabkan dalam dinas tanpa melihat masa kerja dan usia.
6. Keadaan jasmani/rohani bukan dikarenakan dinas masa kerja minimal 4 tahun
Dan batas usia pensiun sesuai PP No.11 tahun 2017 Pasal 239 ayat 2 :
1. 58 tahun bagi Pejabat Administrasi, Pejabat Fungsional Ahli Muda, Pejabat Fungsional Ahli Pertama dan Pejabat Fungsional Keterampilan.
2. 60 tahun Pejabat Pimpinan Tinggi dan dan Pejabat Fungsional Madya
3. 65 tahun bagi Pejabat Fungsional Ahli Utama.

(ependi harahap)

Tinggalkan Balasan