Baru Sepuluh Bulan Di Tanam Sudah Berbunga Petani PSR Puas Dengan Bibit Unggul.

0

Jambi,mitrapolisi86news.com|peremajaan sawit rakyat (psr)di wilayah Provinsi Jambi terus berkelanjutan,seperti yang telah di kerjakan di gapoktan Amanah desa ujung Tanjung kecamatan bahar Selatan dan gapoktan mulya indah desa marga mulya kecamatan sungai bahar Kabupaten muaro jambi. (2/1/2024)

Dari hasil wawancara media mitrapolisi86news.com 27/12/2023 kepada sigit iswantoro,budi,mukijo di lapangan dan Dari penjelasan beberapa peserta petani PSR dari dua lembaga gapoktan tersebut,pihaknya menyampaikan perihal pengadaan bibit sawit yang di pesan atau di beli dari PT ESI ( ELUON SOLUSI INDONESIA ) sampai saat baru 10 bulan dari masa penanaman itu sudah banyak yang telah berbunga pak.kami merasa puas dengan bibitnya.

Sekalipun beberapa bulan lalu ada tim monev tim monitor dan evaluasi dari dinas perkebunan Kabupaten,dan dari kejaksaan negeri muaro jambi yang ngecek kelokasi ini dan di katakan oleh tim pendamping PSR pak sigit Purwoko bahwa ada beberapa batang bibit sawit yang terdampak penyakit daun kuning berkarat,tapi yatanya pak sekarang kondisi bibit itu juga subur daun rimbun dan sangat hijau padahal yang di katakan itu tidak ada yang di ganti bibitnya.

Kalau pendapat saya,itu persoalan cuaca pak karna pada waktu penanaman awal itu kan musim kemarau panasnya luar biasa mungkin hanya mengalami stres sementara begitu.tutur para petani.

Di tempat terpisah peserta PSR gapoktan mulya indah imam wahyudi menyampaikan dirinya sangat bersyukur,dari jumlah bibit yang di tanam satupun tidak ada yang mati bahkan sambil berjalan keliling lahan miliknya mengajak media ini untuk memberitahukan bahwa banyak tanaman bibit sawitnya sudah banyak yang berbunga saya puas sekali pak,ucapnya

Namun Abdul kholik selaku salah satu pengurus gapoktan mulya indah,dirinya menyampaikan dari 114,7688 hektar petani peserta PSR di tahun 2023 kemaren ketika tim ferivikasi atau tim monev dari dinas perkebunan Kabupaten croscek ke lahan ada di temukan beberapa bibit yang menurutnya terdapat duanya kuning berkarat,namun itu semua sudah di ganti oleh perusahaan penangkaran yaitu PT ESI,lebih kurang 50 batang bibit sawit.

Namun sejauh ini anggota peserta PSR kami hingga saat ini tidak ada yang komplin atau mengeklaim bibitnya mati.ujarnya.

Hal tersebut di benarkan oleh jatmiko sebagai General manajer PT ESI melalui pesan whatsap kepada mitrapolisi86.news.com pihaknya selalu memperhatikan konsumenya apabila ada salah satu petani yang komplin perihal bibit pihak telah mempersiapkan penggantinya tanpa di pungut biaya apapun.pungkasnya. (red)

Tinggalkan Balasan