Di duga kuat lima orang warga sungai bahar di tangkap BNNP Provinsi Jambi

0

Jambi-mitrapolisi86news.com|Ramai beredar informasi di tengah masyarakat sungai bahar isu adanya dugaan penggrebekan dan penangkapan lima (5) orang warga kecamatan sungai bahar yang di duga penyalahgunaan barang terlarang narkotika jenis sabu oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Jambi.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media ini, penggrebekan tersebut diperkirakan pada malam kamis 12/10/2023 sekitar pukul 22.00 wib.

Berdasarkan informasi tersebut kru media mitrapolisi86news.com melakukan penelusuran dan investigasi yang mendalam guna mendapatkan informasi yang jelas untuk di sampai kepada publik.

Benar saja media ini menjumpai beberapa warga masyarakat yang nota bene pada saat malam kamis sekira pukul 22.00 Wib, melihat adanya satu buah mobil pribadi masuk ke gang atau jalan produksi kebun sawit yang biasa warga setempat menyebut dengan nama alamat pasar empat (4).

Warga yang enggan di sebutkan namanya itu memaparkan, “pada waktu malam itu antara pukul 21.00 sampai 22.00 wib saya tidak tau persis ya waktu, melihat satu buah mobil pribadi masuk lorong kebun sawit pasar empat,” jelasnya.

“Tidak berselang lama berkisar kurang lebih setengah jam mobil itu kembali keluar, serta di ikuti satu buah sepeda motor melintas arah unit lima, dan tidak lama kemudian ada ramai ramai lebih kurang lima kendaraan sepeda motor keluar dari lorong kebun sawit melintas keluar arah unit satu, tapi kami tidak tau apa yang terjadi,” tutur dari salah satu warga.

Atas informasi tersebut kru media mitrapolisi86news.com menelusuri alamat yang di duga tempat lima orang di Grebek dan di tangkap oleh BNNP Jambi tersebut.

Berkisar kurang lebih 500meter dari jalan lintas kecamatan sungai bahar arah dari simpang yanto menuju unit lima, masuk di perkebunan kelapa sawit warga, media ini menemukan sebuah gubuk sejenis beskem Berdinding terpal.

Setelah awak media berupaya masuk kedalam gubuk, kondisi di dalam gubuk tersebut dalam keadaan kosong tidak ada penghuninya dan pintu yang terbuat dari terpal juga terbuka.

Namun media ini sempat di buat kaget dan heran bahwa di dalamnya gubuk tersebut terlihat berjejer di atas meja papan tiga buah botol bekas minuman lasegar yang masing masing botol ada pipet.

Dan mendapati beberapa korek api berjenis mancis yang bercecer serta kantong plastik kosong yang berukuran kecil sebanyak 13 buah yang di simpan didalam sebuah kaleng, yang di duga kuat bekas barang barang terlarang (narkotika).

Tak jauh dari beskem tersebut awak media melihat lalu menghampiri beberapa warga yang saat itu sedang beristirahat setelah selesai memanen buah kelapa sawit.

Salah seorang warga yang kebetulan ada disana adalah Ketua Karang Taruna Desa bakti mulya kecamatan sungai bahar Kabupaten muaro jambi, saat diwawancarai menjelaskan bahwa “keberadaan beskem tersebut menurutnya sudah di buat sekitar satu bulan lalu. Dan selama ini pihaknyapun mencurigai terkait adanya aktifitas orang orang yang sering keluar masuk beskem tersebut,” jelasnya.

Guna memperoleh informasi yang lebih akurat dan guna penyeimbangan berita, awak media ini mencoba mengonfirmasikan kepada salah satu Anggota BNNP bidang pemberantasan dan penindakan melalui pesan singkat whatsaap kamis siang (12/10/2023).
Beliau membalas dengan singkat “belum termonitor yang giat saya belum tau, coba konfirmasi kekantor saja bang,” pungkasnya.

Hingga berita ini di terbitkan belum ada informasi terbaru dari pihak BNNP.

(sidik)

Tinggalkan Balasan