DPC Partai Demokrat Kabupaten Nias adakan sosialisasi, begini kata mantan Ketuanya

Nias – Sumut|mitrapolisi86news.com DPC Partai Demokrat Kabupaten Nias adakan sosialisasi persiapan dalam menghadapi pemilihan umum sekaligus bertemu dengan bakal calon anggota DPR-RI, Drs. Sokhiatulo Laoli, M.M di Daerah pemilihan (dapil) Sumatera Utara II, Jumat (30/6/23).

Sokhiatulo Laoli yang merupakan mantan Bupati Nias, menjabat  selama 2 (dua) periode juga sebagai mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Nias.

“Saya maju sebagai bacaleg DPR-RI Dapil Sumatera Utara II melalui Partai Demokrat dan siap memenangkan pertarungan pemilu yang akan datang,” katanya.

Diterangkannya, setelah ada keputusan MK yang menyatakan pemilihan umum dilaksanakan secara terbuka dan dipilih dengan suara terbanyak, dia meyakini wilayah Kabupaten Nias minimal menjadi basis utama.

“lanjutnya, Sokhiatulo Laoli merasa terpanggil untuk berbuat baik lagi bagi Kepulauan Nias, sebab masih banyak masyarakat memberikan dukungan terhadap beliau.”

Diketahui, beliau menyelesaikan tugas sebagai Bupati Nias tanpa ada masalah apapun. Selama menjabat, Sokhiatulo Laoli banyak menerima penghargaan di bidang Pemerintahan dan menjadi Dewan Pembina Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan & Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo).

“Saat saya masih Bupati posisi/Jabatan saya sebagai Waketum Apkasi dan di Aspeksindo sebagai Sekjend. Setelah tidak menjabat sebagai Bupati lagi, masih tetap dipercaya lagi sebagai Anggota Dewan Pembina Apkasi dan di Aspekdindo sebagai Ketua Dewan Pembina,” ucapnya.

Selain itu, Sokhiatulo Laoli menyampaikan bahwa Apkasi ini Ketua Dewan Penasehatnya langsung Mendagri, 5 orang Dewan Pembina para Mantan Bupati, salah satunya Mantan Bupati Nias dimana Ketuanya Mantan Ketum, baru Dewan Pengurus. Aspeksindo Ketua Dewan Penasehat Menteri Perikanan & Kelautan dan KASAL, Dewan Pembina 5 orang para Mantan Bupati/Walikota dimana Ketuanya Mantan Bupati Nias, Dewan Pakar Mantan Menteri Perikanan & Kelautan dan baru Dewan Pengurus, tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sokhiatulo menjelaskan bahwa selama ianya menjadi sebagai Bupati, bukan hanya Kabupaten Nias saja yang ia pikirkan, namun Kepulauan Nias secara umum.

“Saat itu, saya terus bekerja memindahkan Ibukota Kabupaten Nias pada periode pertama selama menjadi Bupati. Sementara, infrastruktur lainnya seperti pembebasan jalan ke Desa-desa tetap juga berjalan dari periode pertama sampai periode kedua,” sebutnya.

(Tim)