Ketua Legatisi Kabupaten Sambas Beserta Kaur Desa Memberikan Keterangan Penyidik Kejari Sambas

0

Sambas-Kalbar, Mitrapolisi86news.com|Dana ADD dan DD di peruntukan untuk menunjang kesejahteraan masyarakat di Desa,namun tidak sedikit    Kades di Indonesia yang tersandung hukum,karena dalam pengelolaan nya,menyimpang dari aturan,sehingga terjadi korupsi untuk kepentingan Pribadi dan kelompok.

30/01/2024.

 

Kini Terjadi di Desa Matang Tarap Kecamatan Jawai Selatan Kabupaten Sambas Kalimantan Barat.Meninjaklanjuti laporan dari Warga Desa Matang Tarap Yang beberapa hari yang lalu,Kejari Sambas memanggil pihak pelapor,di antara nya,Ketua Legatisi Kabupaten Sambas dan Kaur Desa Matang Tarap.

 

Pihak awak media pun menelusuri informasi tersebut mendatangi Kejari Sambas dan dapat mewawancarai pihak pelapor.Ketua Legatisi Azuwardi mengucapkan banyak terimakasih kepada kejari Sambas,yang telah cepat merespon  laporan kami,hari ini Selasa 30 Januari 2024 ,kami di panggil untuk di minta keterangan.

 

“Di ruangan penyidik,saya dan teman yang lain nya di minta keterangan masing-masing,dan saya sudah memberikan keterangan sesuai dengan data yang ada di tangan saya, tidak kurang tidak lebih itu yang saya sampaikan ke penyidik,sesuai dengan data yang kami miliki,”jelas Azuwardi

 

Di waktu yang sama Meylin Ayu Kaur Desa menuturkan ,”saya juga menyampaikan ke penyidik,Apa yang kami alami sesuai di lapangan itulah keterangan saya ke penyidik,” jelas nya.

 

Kemudian Subono Tokoh¬† Masyarakat,sangat mengapresiasi Kinerja Kejari Sambas,yang bertindak cepat merespon laporan kami,dan melakukan pengembangan kasus yang dugaan kami Bendahara Desa telah melakukan penyalahgunaan wewenang Anggaran Dana Desa,dengan hasil Musdes uang di kas Desa Berjumlah Rp 563.000.000 di duga telah dikorupsi,” Ungkap nya.

 

Di sela Waktu awak media berusaha menemui untuk konfirmasi ke pihak Intel/penyidik Kejari Sambas,namun usaha itu  tidak bisa di temui/konfirmasi,sampai berita ini tayang. (wr)

Tinggalkan Balasan