Muara Opu Diduga Tak Kantongi Izin, APH Diminta Usut Tuntas Dan Tertibkan

0

 Tapsel (Sumut)        mitrapolisi86news.com|Ormas POKDAR KAMTIBMAS BHAYANGKARA KAB.TAPANULI SELATAN, pertanyakan klarifikasi atas adanya dugaan pelanggaran Hukum di areal PT SKL tentang penyalah gunaan konservasi sumber daya alam yaitu Galian C pada kamis 14/05/2024

Sekretaris Pokdarkamtibmas Resort Polres Tapsel Adnan Nasution mengatakan kepada awak media perihal tersebut adanya temuan dugaan pelanggaran hukum.

Berdasarkan hasil investigasi kami di areal PT. SKL beberapa hari yang lalu, kami menemukan adanya kejangalan dalam pelaksanaan operasi galian C di atas areal PT.SKL, yang mana penggunaan sumber daya alam tersebut telah diduga melanggar pasal (158 )UU RI No.3 Tahun 2023 tentang pertambangan Minerba.

Dugan pelanggaran Hukum yang diduga dilakukan oleh Pihak PT. SKL yaitu dalam mengelola tambang galian C tersebut tidak mengantongi dan/atau memiliki Izin ( IUP) ungkapnya.

Lanjut beliau mengatakan Bahwa dengan tidak adanya IUP tersebut, patut di duga Pihak PT. SKL telah melakukan Pelanggaran Hukum bagi Negara.

Kemudian Berdasarkan hal hal tersebut diatas, mohon penegak hukum usut tuntas dugaan pelanggaran hukum tersebut agar tidak ada lagi perusahaan-perusahaan yang berbuat dan bertindak semena-mana di negara republik indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, tegasnya

Sambung beliau mengatakan Humas PT SKL meminta bertemu di salah satu kedai kopi di padangsidimpuan dan berdiskusi terkait tambang galian C tersebut dan akan menyampaikan kepada pimpinan PT SKL, imbuhnya

Setelah itu ketika dikonfirmasi kembali melalui watshaf pihak PT SKL tidak ada jawaban sampai berita ini ditayangkan

(Marlis Sikumbang)

Tinggalkan Balasan