Pekerja Akasia Korban Pengeroyokan, Buat Laporan ke Mapolres Pelalawan

PELALAWAN RIAU, Mitrapolisi86news.com Pekerja akasia Meitolo Zalukhu mendatangi Markas Kepolisian Resor Pelalawan terkait kasus dugaan pengeroyokan yang di alaminya. Dengan ini saya melaporkan kepada bapak bahwa telah terjadi dugaan perkara tindak pidana pengeroyokan yang di ketahui terjadi pada sabtu (24/6/2023), sekira pukul 19.00 WIB malam, di Camp TPK 17 Sektor Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Kronologis kejadian korban menjelaskan, pada hari sabtu tanggal 24 juni 2023 sekira pukul 18.00 WIB sore. Pada saat itu, saya baru pulang kerja di Camp Bluetech TPK 17 Sektor Pelalawan, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan. “Lalu pada saat saya sedang duduk di depan Camp kemudian datang Saudara berinisial (Y) pelaku dan Saudara berinisial (AD) pelaku, “tutur korban Meitolo Zalukhu.

“Kemudian berinisial (AD) pelaku langsung memegang leher saya pada saat itu juga Sdr. inisial (Y) pelaku langsung memukul bagian pelipis mata sebelah kiri saya dengan menggunakan tangan kanannya sebanyak 1 kali,” beber korban Meitolo Zalukhu.

Terus korban Meitolo Zalukhu menceritakan, setelah itu Sdr. inisial (AD) juga ikut memukul kepala sebelah kanan saya menggunakan tangan sebanyak 2 kali. Dikarenakan pelipis mata saya sebelah kiri mengeluarkan darah akibat di pukul oleh Sdr. inisial (Y) kemudian mereka meninggalkan saya di TKP. Akibat kejadian tersebut saya mengalami luka robek pada bagian pelipis mata sebelah kiri dan selanjutnya melaporkan kejadian itu ke Markas Kepolisian Resor Pelalawan guna proses lebih lanjut, ucap korban Meitolo Zalukhu.

Ketika media ini mengkonfirmasi secara langsung saksi mata Sdri. inisial (YB) dan (TB) menjelaskan, secara bersama-sama atas peristiwa pengeroyokan itu benar yang dialami oleh Sdr. korban Meitolo Zalukhu di Camp Bluetech TPK 17 Sektor Pelalawan. Saksi mata Sdri. inisial (TB) menceritakan, “Pada saat itu, kami baru pulang kerja sembari duduk istirahat sekira jam 18.00 wib sore melihat terjadi pengeroyokan,” ujar saksi Sdri Inisial (TB).

Lanjut Sdri inisial (YB) ? Kami melihat orang ngumpul-ngumpul di sebelah kurang lebih jarak 20 meter tak berselang lama. “Datang 2 orang menuju Camp kami Sdr. inisial (AD) pelaku menghampiri sambil memegang leher Sdr. korban Meitolo Zalukhu dan Sdr. inisial (Y) pelaku langsung mereka pukul menggunakan tangan kanan secara bersama-sama,” pungkas saksi mata  berinisial (YB).

(Biola)