Satnarkoba Polresta Jambi Bongkar Peredaran Narkotika, Jaringan Internasional; Jenis Sabu Sebanyak 52,4 KG

0

Jambi-Mitrapolisi86news.com|Satnarkoba Polresta Jambi dalam pengungkapan kasus narkotika jaringan Internasional sangat luar biasa dalam menjalankan tugas dan kenerjanya, Keberhasilan dalam pengungkapan kasus narkotika yang disampaikan secara langsung Kapolresta Jambi Kombes Pol Eko Wahyudi SIK MH di Aula Loka Manginti Mapolresta Jambi.

 

Turut mendampingi konferensi pers Kasat Narkoba Polresta Jambi Kompol Johan Christy Silaen serta Kasi Propam AKP Imam Budiyanto ,KBO  Satnarkoba Kasi Propam, Kasi Humas dan Tim Satnarkoba Polresta Jambi dan PJU Porlesta Jambi, Jumat (12/01/2024).

Kombes Pol Eko Wahyudi menyampaikan  kepolisian Kota Jambi sangat luar biasa dalam keberhasilan ungkap kasus peredaran narkoba terbesar di wilayah hukum Kota Jambi, Kronologi pada hari Sabtu tanggal 6 Januari 2024 sekitar pukul 23:30 saat mendapatkan informasi akan adanya transaksi narkoba di Kelurahan Telanaipura.

Menindaklanjuti informasi tersebut, satnarkoba Polresta Jambi mendatangi TKP dan menemukan barang bukti sebanyak 20 paket besar yang diduga narkotika jenis sabu yang berada di dalam tas hitam.

Setelah mendapatkan barang bukti sebanyak 20 kg narkoba di duga jenis sabu tersebut,  dan pada tanggal 7 Januari sekitar pukul 13:30 WIB yang bertepat didepan pom bensin Jakarta Selatan berhasil mengamankan terduga seorang laki-laki berinisia F alias A.

Tim satnarkoba berlanjut kembali keJambi menuju sumber informasi salah satu sasaran sebuah rumah yang tepatnya di Kelurahan Simpang sipin Kecamatan Telanaipura berhasil mengamankan satu orang pelaku yang berinisial FA dengan barang bukti jenis Shabu seberat 32 kg.

Dari hasil pengembangan narkoba total yang berhasil diamankan dari dua orang terduga,  yang pertama berinisial, F alias A (46) tahun pekerjaan swasta beralamat Kota Depok, dan pelaku yang kedua FA/A (27) tahun alamat Jalan kaca piring 1, kelurahan Simpang Empat Kota Jambi dan pelaku juga merupakan pegawai Lapas Kota Jambi.

Dari dua tersangka berserta barang bukti 20 paket  besar diduga jenis sabu seberat 20,3 kg dan 32 paket besar diduga narkotika jenis sabu seberat 32,1 kg dan diamankan satu buah HP android dan iPhone.

Total keseluruhan barang bukti 52,4 kg. barang bukti yang diamankan, jika dirupiahkan maka totalnya kisaran Rp 50 miliar, dan jika 1 gram dikonsumsi 5 orang maka dapat menyelamatkan lebih kurang 260 juta jiwa.

Terduga terancam pidana, dengan pasal 114 ayat 2 atau 112 ayat 2 undang-undang RI No.35 tahun 2009 dengan ancaman pidana mati atau penjara seumur hidup,” Jelas Kombes Pol Eko Wahyudi.

( Red )

Tinggalkan Balasan