Program PSR Koprasi Produsen Bakti 56,Tahap Ke Dua Telah Usai

0

Muaro jambi-mitrapolisi86news.com|Program peremajaan sawit rakyat PSR yang di kelola koperasi produsen bakti 56,yang berkedudukan di desa panca bakti kecamatan sungai bahar Kabupaten muaro jambi provinsi jambi untuk tahap ke dua telah selesai pengerjaanya.

Hal tersebut di sampaikan oleh ketua koperasi produsen bakti 56 mulyanto kepada kru media mitrapolisinews.com “Adapun pengerjaan tahap kedua ini di mulai pada tanggal (18/7/2023) sebanyak 43 peserta petani PSR dengan jumlah 95.5361 hektar.dan saat ini telah masuk ke tahap perawatan,” tuturnya.

Lanjut mulyanto dirinya menyampaikan ada kendala sedikit pada saat awal penanaman bibit ketika itu pas bersamaan dengan musim kemarau panjang di sekitar bulan September 2023 karena mengejar kontrak, sehingga dengan terpaksa kami tanam beberapa hektar alhasil bibit tersebut mengalami stres beberapa waktu.

Namun hal tersebut tidak mengakibatkan bibit hingga mati hanya beberapa daun atau pelepah mengalami kering,tapi saat ini dengan adanya hujan sudah mulai turun semuanya sudah mulai tumbuh tunas baru.

Karena bibit kami memang bibit unggul yang jelas legalitasnya dan telah tersertifikasi di bawah pengawasan Balai pengawasan dan perkebunan UPTD-BPSBTP dari dinas perkebunan provinsi Jambi dan Alhamdulillah peserta PSR kami tidak ada yang komplin.ungkap mulyanto.

Di tempat terpisah ketika media ini mengkomfermasi kebeberap peserta petani PSR di lahan kaplingnya tepatnya di desa trijaya (8c) kecamatan bahar Selatan,kepada pak suwarjo dan pak sumiran,pihaknya menyampaikan.

kalau soal bibit kami tidak ada yang komplin karena kami milih sendiri di tempat penangkaran,dari PT ESI yang berada di Desa sarang elang dan semuanya bagus bagus hanya waktu itu pas penanaman kan kemarau panjang pak,maklum karena cuaca tapi kan tidak ada yang mati hanya mengalami stres dan sekarang sudah pada tunas semua pak dengan adanya hujan ini.ucap sumiran.

Ketika hal tersebut di Konfirmasi kepada general meneger PT ESI (ELUON SOLUSI INDONESIA) jatmiko melalui telpon selaku pihak penangkaran sekaligus penyedia bibit,dirinya menyampaikan “soal bibit kalau memang ada yang mati atau petaninya komplin sudah saya sampaikan baik kepada pengurus maupun kepada petani PSR kami pihak perusahaan bersedia mengganti tanpa di bebani biaya lagi dengan jenis bibit yang sama,” ungkapnya. (Red)

Tinggalkan Balasan