Sadis,!!!, Ucapan Suherman Kekuatan Di Ujung Parang ,Serobot lahan Warga

0

Sambas (Kalbar), mitrapolisi86news.com |Sangat di sayang kan Aturan Hukum yang sudah ada di Negara Indonesia tidak di berlakukan untuk masyarakat yang sangat memerlukan kan bantuan hukum,,di mana salah satu warga  Sulaiman (61) Desa Parit Baru  Kecamatan Salatiga Kabupaten Sambas Kalimantan Barat,lahan perkebunan nya seluas 1,8 H,di serobot oleh oknum salah satu warga(Suherman).

Rabu 17Januari 2024.

Di sampai kan Zulkifli ke awak media,”Saya Selaku¬† pendamping yang di berikan kuasa oleh pihak Sulaiman untk mengurus¬† lahan milik nya, yang telah di serobot.Kami telah melakukan langkah-langkah awal melalui musyawarah/mediasi melalui pemerintahan Desa,yang di hadiri oleh Kades,Kadus, Ketua RT,Babinkamtibmas dan Babinsa Desa Parit baru.

 

Dalam pertemuan hasil musyawarah telah di sepakati dari pihak Sulaiman (yang punya lahan),dan Pihak suherman (serobot lahan),untuk mengadakan turun bersama-sama ke lokasi lahan yang berada di Desa Parit Baru,pada tanggal 18 Desember 2023 yang lalu,melakukan pengukuran lahan nya masing-masing.

 

Namun di saat itu,Suherman yang kata nya mengaku/mengklaim yang di garap nya itu tidak bisa menunjuk kan¬† Dokumen/surat kepemilikan,malahan lahan yang di garap nya itu adalah punya kepemilikan Sulaiman dengan dasar jumlah lahan dan surat dokumen kepemilikan,”jelas zulkifli.

 

Hal senada juga di jelas oleh Kades (Suhardi) yang mana dasar-dasar dari Suherman untuk mengklaim lahan yang di garap nya ,sampai saat ini tidak bisa menunjuk kan dokumen dan surat-surat,malahan  Suherman mengatakan surat dah dokumen saya kekuaatan nya di ujung parang (besi tajam alat pertanian),terang Suhardi

 

Menyikap hal itu,,harapan kami sebagai pemerintahan Desa,dan juga ada rasa aman bagi warga masyarakat saya,karena ini akan berimbas ke warga lain,kalau tidak di ambil langkah-langkah penegakkan hukum, berharap kepada penegak hukum,,menindaklanjuti kalau ada warga saya yang mengadu/melapor untuk di trima laporan nya,dan di proses,karena melalu mediasi musyawarah tidak ada titik temu nya/penyelesaiannya,ungkap Kades. (Wr)

Tinggalkan Balasan