SMAN 1 Kalianget, Akhirnya Serahkan Ijazah yang Sempat Ditahan Sejak Tahun 2020

SUMENEP JATIM, Mitrapolisi86news.com Setelah viral dalam pemberitaan yang di duga mengabaikan intruksi Gubernur Jawa Timur tentang larangan adanya pungutan di Lembaga pendidikan SMA/SMK Negeri yang berbuntut pada penahan banyak Ijazah siswa oleh pihak sekolah karena dianggap mempunyai tunggakan keuangan, diantaranya uang Iuran bulanan, uang gedung, uang buku dan lain-lain.

Hal itu berawal dari pengaduan wali siswa, warga Desa Kalimo’ok kepada Lembaga Pengawas Korupsi dan Pemantau Penegak Hukum Indonesia ( LPKP2HI ) beralamat di Perumahan PMH, Blok E, No. 02, RT.01 / RW.02 sekira tahun 2022, yang mana anaknya lulus pendidikan tahun 2020 Ijazahnya masih ditahan pihak sekolah karena tidak melunasi uang iuran bulanan.

Mendapatkan pengaduan, selanjutnya Ketua LPKP2HI ( Bambang R ) mendampingi siswa tersebut ke sekolah untuk mengambil Ijazahnya.

Pengaduan ke 2 ( dua ) pada awal tahun 2023, siswa warga Desa Kalianget Barat lulus tahun 2020 dengan alasan yang sama, selanjutnya LPKP2HI juga ikut mendampingi untuk pengambilannya.

Pengaduan wali siswa yang ke 3 ( tiga ) akhir bulan Juni 2023, yang mana siswi warga Desa Kalianget Timur bersama orang tuanya mendatangi sekolah, namun kembali pulang dengan tangan kosong karena punya tunggakan iuran bulanan dan sisa uang gedung total sebesar Rp. 900.000,-.

Selanjutnya pada tanggal 14 Juli 2023, Ketua LPKP2HI bersama seorang anggotanya mendampingi siswi dan orang tuanya ke sekolah untuk mengambil Ijazahnya, namun pihak sekolah saat itu sempat menyampaikan bahwa siswi tersebut masih punya tunggakan, berkat kepiawian dari LPKP2HI, Ijazah berhasil diserahkan kepada siswi tersebut, yang diketahui telah lulus tahun 2020.

Selanjutnya LPKP2HI bersama tim media yang berada dalam naungan Lembaga Aliansi Wartawan Seluruh Indonesia ( AWASI ) berkoordinasi dengan Kacabdin Sumenep, terkait hal itu.

Setelah menerima pengaduan, Kacabdin langsung bergerak cepat dan memerintahkan kepada Kasek SMAN 1 KALIANGET untuk langsung Turba ke rumah masing-masing siswa ( i ) menyerahkan Ijazah tanpa embel-embel apapun.

Ketua LPKP2HI Bambang Riyadi, S.H., bersama tim AWASI mendatangi sekolah untuk meminta klarifikasi lanjutan dari pihak sekolah, sekira Pukul. 12.00 wib, pada hari Senin tanggal 31 Juli 2023.

Sesuai keterangan Mohammad Sadik selaku Kepala Sekolah saat itu, semua Ijazah sudah diserahkan kepada semua siswa ( i ) ke rumah masing -masing.

” Alhamdulillah kemarin hari Minggu, kami telah serahkan semua Ijazah kepada siswa ( i ) ke rumah masing – masing, Mas “, pungkasnya, sambil menunjukkan dokumentasi serta data nama – nama siswa ( i ) yang menerima.

Secara terpisah, Bambang Riyadi, S.H., Ketua LPKP2HI yang juga diketahui sebagai Sekjend Perkumpulan Kru Angkutan Darat ( PEREKAD ), meminta kepada semua Lembaga Pendidikan khususnya di Sumenep, ke depan pihak sekolah jangan sampai melakukan perbuatan dan tindakan yang sifatnya merugikan siswa ( i ), baik yang sifatnya materi maupun immateri.

Bambang melanjutkan penjelasannya, terkait biaya sekolah sudah jelas disebutkan dalam Pasal 31 ayat (2) UUD 1945 yang berbunyi, ‚Äú Setiap warga negara wajib mengikuti¬†pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya¬†‚ÄĚ sangat jelas menyebutkan, pemerintah wajib membiayai pendidikan dasar warga negara,” jelasnya.

( AZ )