Tabung Gas Meledak, Pria di Sukabumi Terpental hingga 6 Meter Alami luka Bakar 30 Persen

BPBD saat melakukan penanganan korban kebakaran akibat tabung gas meledak di Sukabumi (Foto: BPBD Kota Sukabumi/istimewa)

BPBD saat melakukan penanganan korban kebakaran akibat tabung gas meledak di Sukabumi (Foto: BPBD Kota Sukabumi/istimewa)

SUKABUMI, Mitrapolisi86news.com Tabung gas elpiji 3 kilogram meledak saat memasak nasi di Jalan RH Didi Sukardi, Gg Gempar RT 001 RW 006, Kelurahan Gedong Panjang, Kecamatan Citamiang, Kota Sukabumi, pada Kamis (29/6/2023) malam. Korban bernama Eeng Erwandi (58) mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat mengatakan, kejadian dimulai ketika korban sedang memasak nasi di rumah saudaranya, Rahmat (61), dan mencium bau gas di dapur. Korban kemudian mematikan kompor, tetapi tiba-tiba tabung gas meledak dan tubuhnya terpental hingga mencapai jarak 6 meter dari dapur ke tengah rumah.

“Korban menderita luka bakar sebesar 30 persen di bagian kaki, tangan, dan jari. Korban segera dilarikan ke RSUD R Syamsuddin SH oleh tim Sigap dari Dinas Kesehatan Kota Sukabumi untuk mendapatkan perawatan medis,” kata Novian Rahmat.

Lebih lanjut, BPBD Kota Sukabumi segera bertindak dengan mengevakuasi korban dan membersihkan material bangunan yang terbakar. Rumah korban mengalami kerusakan parah akibat ledakan tersebut, dan kerusakan diperkirakan mencapai Rp76 juta. Selain itu, dampak ledakan juga merusak rumah milik Pipih Sumpena, dengan jendela depan rumahnya pecah.

Situasi tersebut menunjukkan pentingnya keselamatan dalam penggunaan gas di dapur. Adanya bau gas yang tercium seharusnya menjadi peringatan bagi pengguna untuk segera mematikan kompor dan menghindari potensi ledakan. Selalu pastikan ventilasi yang baik di dapur dan periksa tabung gas secara teratur agar dapat menghindari kecelakaan serupa di masa depan.

(red)