Warga dan sopir terkesan kecewa kepada pemerintah akibat jalan tak kunjung di perbaiki

0

Jambi mitrapolisi86news.com Akibat kebijakan pemerintah yang di nilai kurang berpihak kepada warga masyarakat kecamatan sungai bahar Kabupaten muaro jambi provinsi Jambi, akhirnya menuai kekecewaan tersendiri.

Berkaitan dengan di alihkanya status kewenangan jalan dari provinsi kekabupaten, hingga mengundang kontra dan menjadi perhatian khusus masyarakat kecamatan sungai bahar.

Hal tersebut di picu oleh kondisi jalan yang rusak sepanjang kurang lebih 16.16 KM, yang telah di beritakan sebelumnya oleh media ini tanggal 26 agustus 2023 dengan judul (jalan arah simpang yanto menuju PT BSU dalam kurun waktu 5 tahun terancam tidak ada perbaikan dari pemda).

Benar saja pagi tanggal 27 agustus 2023, sebuah mobil truk bermuatan delapan ton buah kelapa sawit milik warga terguling, yang nampaknya melintas dari arah PT BSU menuju arah simpang yanto Desa suka makmur kecamatan sungai bahar Kabupaten Muaro Jambi.

Sesuai penuturan sopir pak yudayana, hal tersebut di akibatkan oleh kondisi jalan licin dan bergelombang. Menurutnya, semenjak dirinya menetap di daerah ini tahun 1990 sampai sekarang cuma sekali di bangun oleh pemerintah pada tahun 1993.

Padahal jalan ini merupakan akses jalan utama untuk mengeluarkan hasil produksi petani, umumnya buah kelapa sawit, yang juga merupakan salah satu akses jalan utama yang menghubungkan beberapa desa yang ada di kecamatan sungai bahar.

Yudayana saat diwawancarai mengatakan, “Kami ini di pungut pajak sama pemerintah bukan hanya pajak mobil saja, bahkan bermacam macam pak. Nah ketika seperti ini, tidak ada perbaikan jalan dari pemerintah kami sangat merasa rugi, belum lagi kalau ada kecelakaan seperti ini. Padahal muatan delapan ton itu tidak seberapa, sebab perton upahnya hanya enam puluh lima ribu, sedang ongkos bongkar muat akibat kecelakaan ini satu juta rupiah belum ongkos tarik mobil juga pak,” jelasnya kecewa.

Lebih lanjut ianya mengatakan, “Kurang lebih tiga minggu yang lalu kami para sopir dan beberapa warga di minta kumpul oleh pak kades unit 15, kades unit 5 bakti mulya, kades desa panca bakti, yang pada dasarnya kalau pemerintah tidak memperhatikan dan mengambil tindakan perbaikan jalan ini, kami para sopir dan warga akan membuat portal jalan ini, Semua mobil yang lewat baik perusahaan ataupun mobil pemerintah harus bayar pak,” pungkasnya.

Menanggapi keresahan serta keluhan warga dan pengguna jalan, hingga media ini berkunjung ke rumah kediaman Ketua DPRD Kabupaten muaro jambi dari fraksi partai PDIP YULI SETIA BAKTI yang tak jauh dari tempat kejadian kecelakaan mobil tersebut yang kebetulan beliau merupakan warga sungai bahar. Namun sayangnya pada saat itu sedang tidak berada di rumah.

Namun dikutip dari keterangan salah seorang yang sedang bekerja memperbaiki pagar rumahnya, dirinya menyampaikan kalau pak yuli pergi ke unit 17 dalam rangka mengikuti kontestan kicau burung.

(sdk)

Tinggalkan Balasan